Laman

Jumat, 11 November 2016

Mengenali Set Up pada Buku



Judul: Pendidikan Anak dalam Islam

Genre: Pendidikan Islam

Penulis: DR. Abdullah Nashih Ulwan



Daftar Isi Bab 1:

BAGIAN PERTAMA

Pasal I: Perkawinan Ideal dan Kaitannya dengan Pendidikan

Pasal II: Perasaan Terhadap Anak-anak

Pasal III: Hukum-hukum yang Berkaitan dengan Kelahiran Anak

Pasal IV: Sebab-sebab Kenakalan Pada Anak dan Penanggulangannya



Review Bab 1:

Di Bab 1 ini, pendidikan anak dihubungkan pada proses pernikahan, kemudian potensi rasa sayang orang tua pada anak, selanjutnya hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan anak dan terakhir uraian mengenai sebab-sebab kenakalan pada anak.

Semua uraian itu ditujukan demi terlaksananya proses pendidikan anak yang optimal. Dan itu hal yang menarik bagi saya, karena kelengkapan uraiannya membuktikan Islam memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan anak.



Judul: Brilliant Entrepreneur: Muhammad saw

Genre: Bisnis Islam

Penulis: Bambang Trim



Daftar isi Bab 1:

BAB I: Alkisah Muhammad saw Seorang Pebisnis

A.    Pendidikan Allah sebagai Penggembala

B.     Tahan Banting dari Kanak-kanak hingga Belia (AQ Nabi Muhammad saw)

C.     Kebiasaan Berdagang Bangsa Arab

D.    Praktik Ekonomi dalam Islam

E.     Ambisi Entrepreneurship Muhammad saw

F.      Muhammad saw sebagai Pebisnis


Review Bab 1:

Bab ini menceritakan tentang kenyataan bahwa Muhammad saw sebelum beliau diangkat menjadi nabi dan rasul adalah seorang entrepreneur. Selain itu dibahas pula mengenai kegiatan perekonomian (muamalah) menurut konsep Islam.

Diceritakan di bagian awal bab bahwa tren entrepreneur di Indonesia selalu muncul pada saat ekonomi sulit. Di mana PHK merajalela, sulit mencari lapangan pekerjaan, maka menjadi entrepreneur seperti sebuah pilihan akhir. Padahal menjadi entrepreneur bukan kemampuan seketika namun merupakan skill yang muncul karena pembiasaan.

Pembiasaan ini berlaku pada kehidupan masa kecil Muhammad saw. Di usia 12 tahun, Muhammad sudah membantu pamannya, Abu Thalib berdagang dan bahkan melakukan perjalanan hingga ke Syam.

Yang menarik dari Bab 1 ini, saya mendapatkan informasi mengenai perjalanan bisnis Muhammad saw, sebagai berikut:

-          Usia 12-20 tahun: Magang Bisnis

-          Usia 20-25 tahun: Pebisnis Profesional/Manajer Dagang

-          Usia 25-37 tahun: Pengusaha

Jadi dari 63 tahun masa hidup Muhammad saw, selama 23 tahun beliau gunakan untuk menegakan agama Islam dan selama kurang lebih 25 tahun justru beliau habiskan menjadi seorang pebisnis atau entrepreneur.



Judul: 26 Rahasia Jadi Developer Properti Modal Dengkul

Genre: Bisnis

Penulis: Ir. M. Echsanullah Khan, MM, CPA



Daftar Isi Bab 1:

Bab 1: JADI DEVELOPER PROPERTY, WHY NOT?

·         Mendobrak Mitos yang Keliru

·         Jadi Developer Properti, Semua Masalah Finansial Anda Tercuci Bersih!

·         Antara Properti dan Developer Properti?


Review Bab 1:

Bab 1 pada buku ini terlihat sekali ingin meyakinkan pembacanya bahwa bisnis developer properti itu sangat menguntungkan. Dengan membandingkan keuntungan antara deposito dan bisnis developer properti. Melalui hitung-hitungan sederhana dan menggunakan asumsi, hasilnya keuntungan dari bisnis developer properti lebih berlipat-lipat. Selain itu disebutkan pula kelebihan dan peluang dalam bisnis ini.

Penulis yang merupakan pelaku dari bisnis properti ini memberikan konsep-konsep yang Indonesia sekali. Artinya cocok diterapkan di Indonesia. Sehingga ungkapannya tentang jangan menelan mentah-mentah konsep-konsep properti dari luar karena kebijakan negara luar berbeda dengan kebijakan di Indonesia, itu satu hal yang menarik buat saya.

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Makasih Mba. Mudah-mudahan aja bener ngerjainnya 😂

      Hapus
  2. Jadi penasaran sama buku yang Pendidikan Anak dalam Islam
    Genre: Pendidikan Islam, Mbak. Kayaknya buku lama ya Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terbit pertama kali tahun 1978, tapi masih masuk ke kondisi kekinian Mba. Saya itu beli hampir 20 tahun lalu saat baru beredar di Indonesia.

      Hapus

Terima kasih sudah meninggalkan jejak :)