Kamis, 10 November 2016

Mempersiapkan Generasi yang Kuat



Jaya atau hancurnya suatu bangsa bergantung pada didikan para orang tua kepada generasi pelanjutnya. Jika perkara pendidikan anak ini dianggap sepele, maka di kemudian hari akan muncul para pemimpin bangsa dan masyarakat yang lemah. Baik lemah dalam ilmu pengetahuan, pemahaman agama, kemandirian sosial hingga ekonomi.

Allah swt. berfirman dalam Qs. An-Nisa’ ayat 9:

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Ayat ini menyatakan bahwa mempersiapkan generasi yang kuat merupakan perintah Allah Swt. Manusia harus takut kepada Allah jika ia tidak memperhatikan kesejahteraan hidup anak keturunannya. Tentu yang dimaksud kesejahteraan di sini bukan sekedar cukup sandang, pangan dan papan karena hal-hal yang bersifat materi, suatu saat bisa habis. Tapi juga mendapatkan pendidikan sehingga dapat hidup benar dan mandiri serta memahami tanggung jawab yang akan dipikulnya di masa yang akan datang.

Atas dasar inilah saya memiliki perhatian terhadap masalah pendidikan anak. Sebagai seorang ibu, saya ingin mengambil bagian dari apa yang menjadi tanggung jawab saya terhadap anak-anak saya. Sebagai seorang penulis, saya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan selama saya mendidik anak dan mempelajari ilmu pendidikan anak.

Dalam pendidikan anak ini, saya mengambil pendidikan Islam yang bersumber pada Al Qur’an dan hadits sebagai rujukan. Allah sebagai Sang Pencipta tentu Dia tidak membiarkan manusia tanpa petunjuk. Dia juga mengutus para rasul untuk untuk memberikan pengajaran kepada manusia.

Seperti yang tersurat dalam Qs. Al-Alaq ayat 5,

“Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Pendidikan anak berbasis Islam ini diharapkan dapat menempatkan sisi kemanusiaan anak pada posisi yang setepat-tepatnya sesuai yang direncanakan Sang Pencipta. Saya meyakini, pendidikan yang tepat akan memunculkan kepribadian manusia yang kuat, lurus dan tahu arah hidupnya.

Oleh karena itu, saya mengajak marilah mulai mengenali secara mendasar untuk apa manusia diciptakan, bagaimana perlakuannya, hal-hal apa yang mesti diwaspadai, apa potensi dan kelemahannya serta hal-hal lain yang bisa kita terapkan saat menghadapi anak-anak kita.

8 komentar:

  1. Semoga cara mendidik.secara islam nanti makin populer dg buku ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...aduh jadi deg-degan saking semangatnya 😄

      Hapus
  2. Tujuan yang mulia ini harus diwujudkan... semangat!

    BalasHapus

Terima kasih sudah meninggalkan jejak :)