Minggu, 17 Desember 2017

Lip Cream Wardah untuk Hasil Matte yang Diinginkan


Lipstik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang perempuan. Mau itu berfungsi untuk menjaga kesehatan bibir semacam lip balm hingga untuk penampilan wajah yang lebih menarik. Saya ingat waktu masih gadis, saya hanya berani menggunakan lip balm warna-warna samar semacam peach. Itu pun saya pakai jika pergi main bareng teman. Pas kuliah tetap sama. Beraninya sampai lip balm karena untuk menjaga bibir supaya tidak pecah-pecah. Tinggal di daerah dingin membuat kulit bibir saya terganggu kelembabannya. Apalagi jenis kulit saya memang kering. Akhirnya ya gitu deh, kalau tidak dirawat jadinya bibir pecah-pecah sampai sempat mengeluarkan darah.
Nah, setelah menikah barulah saya berani menggunakan lipstik jenis satin yang banyak digunakan saat itu. Sebetulnya itu lipstik, sisa-sisa acara pernikahan saya sendiri hehe... Iya, berhubung yang meriasnya adik sendiri. Waktu itu, adik saya baru saja selesai mengikuti kursus rias pengantin. Adik belum memiliki peralatan rias secara lengkap, jadi dia menyarankan saya belanja sendiri peralatan riasnya.
Semakin kesini, saya mencoba menggunakan lipstik jenis glossy. Menurut saya, lipstik glossy itu diulas tipis pun coveragenya sudah bagus. Apalagi saya memang tidak suka lipstik yang terlalu tebal. Kalau dioles berulang kali, rasanya bibir tambah maju beberapa mili gitu haha... #lebay. Sebenarnya sih, saya pun jarang menggunakan lipstik. Paling kalau ke acara-acara kondangan atau pas bareng suami saja. Biar wajah gak terlalu pucat dan enak dipandang suami ya, kan. Kalau pun sering beli, itu bukan karena habis. Seringnya karena rusak dimainin si kecil. Itu lipstik kalau sudah diputer-puter, haduuh...langsung hancur deh dalamnya. Herannya kejadiannya selalu berulang, karena saya selalu lupa menyimpan lipstik di tempat yang tidak terjangkau anak.
Nah, bicara soal kekinian nih. Ngobrol-ngobrol dengan emak-emak jaman now, ternyata mereka lebih demen dengan lipstik jenis matte. Saya pun ikut beralih ke lipstik matte karena saat mencoba lipstik warna-warna nude, ternyata untuk jenis satin dan glossy, hasilnya mengecewakan. Untuk lipstik nude jenis satin, coveragenya mengecewakan karena dipoles beberapa kali ke bibir, warnanya tidak muncul. Bibir malah terasa tebal. Sedangkan untuk glossy warna nude, yang keluar malah blin-blinknya, membuat bibir seperti menggunakan lipstik warna silver.

Lantas kenapa lipstik jenis matte ini begitu digandrungi? Ini dia beberapa alasannya:
Lebih Natural
Jika Anda menyukai warna nude, cobalah lipstik matte. Warna-warna natural yang Anda harapkan akan muncul saat lipstik matte mengulas bibir Anda.
Bibir Terlihat Penuh
Bibir akan terlihat penuh karena coverage yang baik dari lipstik matte. Untuk hasil yang lebih sempurna, Anda bisa menggunakan lip liner di tepi bibir Anda. Lip liner akan menyatu dengan lipstik matte sehingga membantu membentuk bibir Anda sesuai dengan yang Anda inginkan.
Lebih Tahan Lama
Ini dia salah satu kelebihan lipstik matte yang paling menarik banyak perempuan. Lipstik matte tidak mudah luntur. Warnanya akan tetap bertahan bahkan saat setelah makan dan minum. Saya sendiri suka merasa tidak nyaman jika melihat jejak lipstik di tepi gelas yang baru saya gunakan. Atau tanpa sengaja, wajah saya beradu dengan pakaian orang lain saat berdesak-desakan di kondangan sehingga pakaiannya terkena noda lipstik saya. Dengan lipstik matte, kejadian itu bisa dihindarkan.
Nyaman Digunakan
Karena hasil akhirnya kering, maka lipstik matte tidak terasa lengket atau tebal di bibir. Cara menggunakannya pun lebih mudah karena tidak harus touch up berulang-ulang. Selain itu bisa disesuaikan dengan keadaan. Jika Anda butuh penampilan lipstik yang lebih glossy, Anda tinggal menambahkan lipgloss ke atas lipstik matte di bibir Anda.
Untuk lipstik matte yang berkualitas, Anda harus mencoba Lip Cream Wardah. Selain warna pilihannya menarik-menarik, kualitasnya OK, harganya pun pas di kantong. Jika Anda khawatir bibir Anda menjadi kering dengan lipstik matte, maka Anda dapat mengimbanginya dengan rutin menggunakan lip balm di malam hari. Nah, itu pengalaman saya saat menggunakan lipstik. Semoga bermanfaat, ya.

Kamis, 02 November 2017

Sisi Lain Kuliner Indonesia yang Bisa Anda Temukan di Manado


Hampir semua daerah di Indonesia memiliki kuliner khasnya masing-masing, tidak terkecuali Manado. Kota di Teluk Manado ini memiliki olahan makanan yang beragam. Bahkan, beberapa di antaranya jarang atau hampir tidak ditemui di daerah lainnya. Beberapa bahan dasar yang sering digunakan di masakan khas Manado adalah ikan laut, tikus hutan, dan kelelawar.
(sumber : mahligai-indonesia.com)
Bagi Anda yang penasaran ingin mengetahui cita rasa khas Manado, tempat-tempat berikut bisa Anda kunjungi selama di Manado.
  1. Kawasan Kuliner Tinutuan Wakeke
Sesuai dengan namanya, Kawasan Kuliner Tinutuan Wakeke bisa Anda temukan di Jalan Wakeke, Manado. Makanan favorit dari kawasan ini adalah Tinutuan atau lebih sering kita kenal dengan sebutan bubur Manado. Makanan ini terbuat dari beras yang dibuat menjadi bubur, lalu dicampur dengan labu, singkong, serta sayur seperti bayam dan jagung.
Tinutuan biasanya dimakan bersama ikan cakalang asap, sambal dabu-dabu, atau juga perkedel ikan. Jika ingin mencoba yang lain, Anda juga bisa memesan makanan lain seperti mi cakalang dan rica roa. Di Kawasan Kuliner Tinutuan Wakeke, Anda dapat menemukan semua makanan khas tersebut di satu tempat.
  1. Pantai Malalayang
Di pinggir pantai dengan pemandangan indah ini, Anda bisa menyantap pisang goreng khas manado yang dimakan dengan sambal, jagung rebus, jagung bakar, tinutuan, serta berbagai olahan ikan roa. Makan dengan pemandangan pantai manado yang masih jernih dan indah akan memberikan sensasi tersendiri bagi Anda dan keluarga.
  1. Kampung Kodok
Manado memang terkenal memiliki sajian nasi kuning yang berbeda dari nasi kuning pada umumnya. Jika biasanya nasi kuning dimakan menggunakan tumis tempe kering dan ayam goreng, di Manado nasi kuning dimakan bersama abon ikan.
Selain itu, nasi kuning khas Kampung Kodok di Manado dibungkus dengan daun woka. Woka adalah sebutan bagi pohon sejenis pohon lontar di Manado. Dengan daun yang lebar dan tebal, daun Woka sering dijadikan pembungkus makanan oleh penduduk Manado.

  1. Ananas Resto & Bakery
Tempat tujuan kuliner yang satu ini cocok untuk dikunjungi jika Anda ingin mencicipi camilan khas Manado. Beberapa makanan yang dijual di Ananas Resto & Bakery adalah lalampa, lumpia, klappertaart, kue cucur, dan panada. Ananas Resto & Bakery terletak di Jalan B. W. Lapian nomor 39, Manado.
  1. Rumah Makan Pondok Maengket Teterusan
Berlokasi di Jalan Maengket, rumah makan ini menyajikan berbagai olahan ikan dengan rasa yang luar biasa lezatnya. Sebut saja ikan mujair woku blanga, ikan mujair rica, serta berbagai olahan ikan bakar. Dengan rempah-rempah khas Manado, masakan di rumah makan Pondok Maengket Teterusan akan mengenalkan Anda dengan cita rasa asli Manado.
Nah, untuk mengakomodasi perjalanan Anda selama di Manado, sebaiknya Anda mencari hotel atau penginapan yang dekat dengan tujuan wisata. Memang, Manado memiliki beberapa resort mewah di pinggir pantai. Namun, hal itu tidak berarti Anda harus merogoh kocek dalam-dalam untuk berlibur di Manado. Nyatanya, banyak hotel murah di Manado yang memberikan kenyamanan yang memadai.
Salah satunya adalah kamar dari Airy Rooms. Kamar Airy bekerja sama dengan hotel di Manado untuk memberikan layanan lebih bagi Anda. Untuk membuat Anda nyaman, ada tujuh hal yang ditawarkan oleh Airy Rooms: kasur dan tempat tidur yang nyaman, pendingin ruangan, kamar mandi dengan shower air hangat, televisi layar datar, perlengkapan amenitas dan mandi, serta air minum dan koneksi Wi-Fi gratis selama menginap.

Selain itu, Airy Rooms juga menawarkan kemudahan dalam pemesanan dan pembayaran kamar. Semua bisa Anda lakukan melalui website serta aplikasi yang bisa Anda download di smartphone Anda. Dengan Airy Rooms, perjalanan Anda di Manado akan semakin berkesan. 

Kamis, 13 Juli 2017

Infeksi Saluran Kemih Rentan Menyerang Perempuan


Saat anak pertama saya baru lahir, seorang tetangga bilang kalau membersihkan organ intim bayi perempuan itu lebih sulit dibanding dengan bayi laki-laki. Padahal, kurang bersihnya organ intim perempuan dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran kemih. Saat itu pula saya tersadarkan bahwa memiliki dan merawat anak perempuan mesti ada penanganan khusus. Begitu pun saat anak-anak perempuan saya memasuki usia kanak-kanak dan remaja. Saya selalu mengingatkan supaya mereka selalu menjaga kebersihan pakaian dalam.
Ketika anak-anak masih bayi, tentu saya sangat memperhatikan kebersihan diapers yang mereka pakai. Begitu volumenya terasa berat, langsung saya ganti. Belum berat juga, kalau sudah dipakai seharian sih ya diganti juga. Soalnya kan khawatir jadi tempat berkembang kuman. Apalagi jika sudah ada pup-nya, jangan sampai deh ditunda lama-lama.
Waktu menginjak masa kanak-kanak, seumuran TK, saya kadang harus cerewet menanyakan ke anak-anak mau buang air kecil atau tidak. Soalnya anak-anak tuh kalau sudah asyik main jadi malas buang air kecil. Mereka menahan air kencing sedapat mungkin sampai akhirnya ada tetesan air kencing yang tidak dapat ditahan membasahi celananya. Dih...padahal itukan jorok. Buat saya, jangankan cairan air kencing, cairan air bekas membersihkan organ intim pun diusahakan jangan sampai membasahi celana dalam. Makanya, saya selalu menyuruh anak-anak mengeringkan dulu organ intim mereka dengan handuk kecil khusus, setelah mereka membasuhnya.
Tidak terasa, anak-anak perempuan saya sekarang sudah menginjak usia remaja. Semuanya sudah rutin mendapat haid. Saya semakin cerewet saja ke mereka soal kebersihan pakaian dalam. Soalnya pakaian dalam yang kotor itu, selain dapat menimbulkan bau yang tidak sedap juga bisa mengundang penyakit seperti keputihan yang tidak normal dan anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih tadi.
Untuk keputihan yang tidak normal biasanya berbau, berwarna dan dapat menimbulkan rasa gatal. Salah satu penyebabnya adalah jamur yang berkembang akibat lembabnya daerah organ intim.
Sedangkan infeksi saluran kemih, bisa timbul karena kurangnya kebersihan organ intim yang disebabkan kurang bersih saat membasuh, air membasuh yang tidak bersih, toilet yang tidak bersih dan sering menahan buang air kecil. Menurut penelitian, 80% kasus infeksi saluran kemih itu memang disebabkan oleh bakteri E-Coli yang menempel pada saluran kemih. Dan parahnya lagi, 5 dari 10 wanita pernah mengalami infeksi saluran kemih yang gejala awalnya sering disebut sebagai anyang-anyangan atau rasa ingin buang air kecil terus-menerus namun hanya sedikit yang keluar.
Selain itu, gejala yang sering timbul dari infeksi saluran kemih bisa berupa rasa demam, rasa panas saat buang air kecil, hingga keluar darah bersama air kencing. Menurut para penderita infeksi saluran kemih, rasa sakit di bagian kemih saat mereka buang air kecil sungguh sangat menyiksa. Bagi mereka aktivitas buang air kecil menjadi hal yang menakutkan karena rasa sakitnya itu. Oleh karenanya diusahakan deh kita jangan sampai terkena penyakit ini.
Salah satu cara untuk menghindari dan menyembuhkan penyakit saluran infeksi kemih adalah dengan meminum Prive uri-cran. Prive uri-cran terbuat dari ekstrak cranberry yang bekerja aktif menjaga kesehatan saluran kemih sekaligus membebaskan dari berbagai gangguan penyakit infeksi saluran kemih.
Menurut penelitian, buah cranberry memiliki kandungan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-Coli pada dinding sel epitel saluran kemih, dan membuangnya bersama air kencing. Karenanya di Amerika, penanganan infeksi saluran kemih oleh buah cranberry ini sudah biasa digunakan.
Nah, kita tidak perlu repot-repot mencari buah cranberry karena Prive uri-cran dibuat dalam bentuk kapsul dan serbuk. Kalau saya sih lebih suka yang serbuk karena segar diminum dengan air dingin. Jadi, tunggu apalagi. Segera cari Uricran ke apotik terdekat dan pastikan saluran kemih anda sehat selalu.